Postingan populer dari blog ini
Danau Saguling dan sekitarnya
Waduk Mrica, Banjarnegara
Waduk Mrica (Waduk Panglima Besar Jenderal Soedirman) Waduk Mrica , yang secara terbentuk oleh keberadaan Bendungan Panglima Besar Jenderal Soedirman , adalah salah satu infrastruktur strategis nasional yang terletak di Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah . Waduk ini di supply oleh aliran Sungai Serayu , salah satu sungai besar di Jawa Tengah. 🔹 Nama Resmi Waduk mrica memiliki nama resmi waduk "Panglima Besar Jenderal Soedirman" untuk mengenang jasa Jenderal Soedirman , tokoh militer nasional Indonesia yang lahir di Purbalingga, tidak jauh dari lokasi waduk ini. Penamaan ini juga merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan beliau dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 🔹 PLTA Mrica Merupakan salah satu PLTA terbesar di Pulau Jawa. Menggunakan aliran Sungai Serayu untuk menghasilkan listrik. 🔹 Fungsi dan Manfaat A. Irigasi Menyokong sistem irigasi di kawasan Daerah Irigasi (DI) Serayu , yang melayani ribuan hekt...

Danau Sembuluh adalah sebuah danau yang terletak di Kalimantan Tengah, Indonesia. Danau ini terletak di kabupaten Seruyan, sekitar 160 kilometer di sebelah utara ibu kota provinsi, Palangkaraya. Danau ini memiliki luas sekitar 15.000 hektar dan dikelilingi oleh hutan tropis dan lahan gambut. Sejarah Danau Sembuluh di Kalimantan Tengah dapat ditelusuri kembali ke era prasejarah, di mana diyakini bahwa danau ini terbentuk dari aliran alami Sungai Kahayan. Danau ini telah menjadi bagian penting dalam mata pencaharian tradisional masyarakat Dayak yang mendiami wilayah tersebut selama berabad-abad.
BalasHapusBerdasarkan data citra satelit dari tahun 2014 sampai 2021, Danau Sembuluh tidak terdapat perubahan atau mengalami perubahan yang signifikan pada bentuk, ukuran maupun ukuran danau. Namun pada citra satelit menampakan perubhan pada area hijau atau lahan di sekitar danau dimana pada setiap tahun terjadi perubahan warna vegetasi yang tadinya hijau berubah ke coklat atau sebaliknya.
Perubahan warna tersebut kemungkinan dipengaruhi karena lahan di daerah tersebut merupakan lahan gambut dimana lahan gambut ini pada saat musim kemarau rawan terbakar, terlihat 2016 dan 2019 terlihat banyak warna coklat disekitar danau dan pada tahun tersebut iklim di Indonesia sedang terjadi El Nino berdasarkan nilai indek Southern Oscillation Index (SOI).